Minggu, 22 Januari 2012

Batas Batin

 
Malam , dimana kau gelap yang membentengi ketakutanku ?
Penat , Ucapkan semangat atas apa yang telah ku dapat
Dimana matahari yang aku jauhi ?
Mengapa aku mencari yang aku takuti ?

Aku , Ingin hidup seperti mereka .

Mereka yang merasakan siang , mereka yang merasakan terang .
Kembalikan kenormalan hidupku , jangan tuntut aku untuk melawan
malam atas apa kewajibanku .

Insomnia ini merusak semua apa yang aku hargai .

Insomnia ini mejuwudkan apa yang aku takuti .

Berjalanku , melangkahku ..

Dimana tempat berhentiku ?
Maaf jika aku mengeluh , karena ini batas dari batinku

Mimpi Lalu


Lihatlah ini , aku mimpi lamamu
Lihatlah dia , dia mimpi barumu
Tak perlu memilih karena aku sadar , aku telah memudar
Tak perlu menunjuk karena aku tahu , aku telah terbasuh

Sentuhlah ini , aku cerita lalumu

Sentuhlah dia , dia cerita barumu
Tak perlu bertahan karena kau benar , aku telah memudar
Tak usah menahan karena kau benar , aku akan menghindar

Maka bergegaslah menuju mimpi barumu

Dan siapkan cerita untuk mimpi itu
Karena mimpi barumu akan jadi cerita lama
Seperti halnya aku , mimpi lalu mu ..

Dan masih sama . .


aku benar benar berfikir apa alasan ku untuk bisa menyukai nya ,
seperti ada dorongan dalam diri untuk tidak membiarkan nya pergi begitu saja .
entah dengan siapa aku baru bisa bertanya ,
yg jelas saat ini ak tidak mau mendengar jawaban nya .

mengenang nya seperti saat kau meminum segelas kopi hangat ,

mungkin sangat pahit tp itu tidak akan membuat mu melupakan rasa dan aroma nya begitu saja . .

seling bertanya padahal banyak hal yg harus di fikirkan ,

yakin bahwa tak ada tempat jua ak untuk ada di kepalanya .

saat ketika ak boleh di izinkan Tuhan untuk mengenal nya ,

melihat senyum na , merekam saat2 bersama nya ,
saat dimana ak ga bs menahan senyum saat melihat nya ,
dan saat dy tersenyum sperti ada rasa yg kuad tertahan dlm ulu hati ku .

dan ketika ak di izinkan untuk melewati saat dimana dia menyakiti ku ,

meninggalkan ku , berbohong di depan ku , membentak ku .
dan saat dimana ak ingin meninggalkan nya ,
melupakan nya , membenci nya .

tp rasa dan perasaan itu masih sama .

apa ada jawaban yg lebih logika mengapa rasa itu tidak bisa pergi ?
ada yg bisa menjawab nya ?
dan ak akan memberitahu kembali kenapa aku mau membiarkan dia menyakiti ku terlalu banyak

Maafkan aku...


ku terbaring disini....
lelah menanti.
hadirmu kembali.
membawa harapan tuk duniaku ini....

sepi mengawali hari hari ku

bayangmu selalu ada,terpaku di hati.
betapa ku sangat merindukanmu
betapa tiada arti hidup ini tanpamu...

aku kesepian,tiada tara....

teman datang dan pergi menghiburku.
berusaha tuk menjauhkan bayangmu dari duniaku
tapi ku tak bisa,mereka pun tak mampu.

hati ini hampa,asa ku seakan sirna...

hidup yg indah,terasa lelah.
ingin rasanya ku akhiri ini semua.
tapi ku tak kuasa,aku takut...

pernah ku berdiri di atap tertinggi.

berpikir singkat untuk menyudahi semua.
karena sesal ku kehilangan dirimu.
betapa ku mencintaimu....

tapi....

aku mencoba tuk bertahan.
meski sesal dan kesal di badan.
aku bertahan....
entah sampai kapan

saat ini,kuhanya bisa menjaga diri...

sebaik baiknya...
agar ketika ku bertemu dng mu suatu saat nanti...
engkau tetap dapat mengenali ku
meski berbalut kain perban...

maafkan aku...

Sabtu, 21 Januari 2012

Aku menangis…


Aku menangis…
Lagi…
Bukan karenanya…
Tapi karena diriku…
Bukan karena tak bersyukur…
Tapi karena egoku…

Aku terpuruk…

Untuk kesekian kali…
Atas kecerobohanku…
Karena kebodohanku…
Dalam keputus asaanku

Aku tak mampu berdiri

Aku lemah dihempas nurani
Aku kalah oleh realitaku sendiri

Aku bosan terinjak

Aku juga ingin bicara
Aku ingin melihat dunia dengan mataku

Dan kemudian di sanalah dirimu

Berdiri tegak
Tersenyum manis
Mengulur tangan

Mangangkatku berdiri

Merangkulku erat
Dan memelukku hangat

Dan di sanalah dirimu

Ketika aku merajuk mengharap seteguk kasih sayang
Ketika aku memohon meminta secercah angan
Dan ketika aku bersujud meminta belas kasihan

Dan di sanalah dirimu

Dalam pikir yang tak tajam
Dalam senyum yang tak panjang
Dalam hati yang tak dalam

Dan di sanalah dirimu

Di tempat di mana aku bangga memilikimu…

Ibu.....


Ibu...
adalah wanita yang telah melahirkanku
merawatku
membesarkanku
mendidikku
hingga diriku telah dewasa

Ibu...

adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam

Ibu...

adalah wanita yang penuh perhatian
bila aku sakit
bila aku terjatuh
bila aku menangis
bila aku kesepian

Ibu...

telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku

Aku yang selalu merepotkanmu

aku yang selalu menyita perhatianmu
aku yang telah menghabiskan air susumu
aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu

Ibu...

engkau menangis karena aku
engkau sedih karena aku
engkau menderita karena aku
engkau kurus karena aku
engkau korbankan segalanya untuk aku

Ibu...

jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga

Ibu...

hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu
tiada terbalas

Hanya tangisku sebagai saksi

atas rasa cintaku padamu

Ibu..., I LOVE YOU SO MUCH

juga kepada Ayah...!!!

Aku, waktu dan langit

 
Aku dan lembaran kosong ini.. adalah sahabat tanpa akhir,
mengisahkan banyak cerita, menuranikan banyak peristiwa..
aku bersenjatakan pena yang bisu, dalam bait-bait yang ruangnya adalah isi hati.
tiap inchinya berisikan perasaanku, hidupku dan bagaimana aku memperjuangkannya..

Aku sama sekali tidak membenci waktu, tapi aku berhenti menemaninya sejak lama..

ia tak tersentuh, jadi untuk apa mengiba kepadanya tentang masa lalu?
Jika kenanganku adalah luka, maka luka adalah lupa yang teringat bukan pada waktunya..
andai melupakan semuanya semudah memejamkan mata... mungkin ini sama sekali tidak menyiksa.

Aku hanya ingin berkata, bahwa sampai hari ini aku masih ingin menjadi tangan yang kau gengam, yang terus menghangatkan hatimu yang sunyi..

karena langit itu kamu, batasan terakhir tatapan rinduku..

Backlink Site

backlinks referer Auto Backlink Gratis Indonesia : Top Link IndoFree Backlink for your Website2billiontraffic4uAGUS FAUZYANEKA VIDEOfreebacklinks4ufreebanner4usatriopiningitseribukatamutiarakatamutiara4usehatwalafiahiniinfo4ubabulfatahartissexy17backlinkgratis4ubertaubatlahiklansahabatiklanseribuiklanwargaseribusayangmajelisrasulullahsangrajamayasurgaweb4905GOBLOGbloggratiss4usurgalokaFECEBLOG 4UISERBA SERBIBUSANA MUSLIMSENI LUKISTEMPLATE GRATISWARGA BISNISSERIBU KAWANUnlimited BacklinkFree Automatic LinkECBannerFree Automatic LinkFree Automatic LinkKostenlose Backlink AustauschFree Automatic LinkCrdenas.netFree BacklinksDAHOAM Free BacklinksFree BacklinksBacklink ExchangeMultiple BacklinksBacklink Exchange - PlugboardCalendario BiblicoFree Automatic LinkDie Gute SaatFree Automatic LinkFree Backlinks ExchangeFree Automatic Linkkostenlose backlinksFree Automatic Linkechange de liensFree Automatic LinkFree Automatic Link120x90 Plugboard Backlink ExchangeIntercambio de enlacesEnlaces GratisFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic Elvira LinksFree Automatic LinkFree Automatic LinkIntercambio gratis de EnlacesFree BacklinksFree BacklinksFree BacklinksFree BacklinksUnlimited Backlink ExchangeUnlimited Backlink ExchangeTradiciones Peruanas de Ricardo PalmaAutomatic Backlink ExchangeFree Automatic LinkPlugboard Free Backlink ExchangeFree Automatic LinkFree Automatic LinkMariachi Backlink ExchangeWeb Link ExchangeText Backlink ExchangesText Back Links ExchangeText Back Links Exchangesbedava - Free Backlink - www.linkdevi.combedava - Free Backlink - www.v8link.comLinkon Bedava - Free Backlink